REVIEW: PICO DERMA TREATMENT AT DERMASTER

1:00:00 PM


Di weekend Valentine ini aku menyempatkan diri untuk me time sekaligus treatment kulit wajah di Dermaster Indonesia cabang Pondok Indah. Treatment yang aku coba adalah Pico Derma Treatment. Kemarin aku sudah sempat sharing di IG story sebelum-saat-sesudah treatment, tapi di blog ini aku mau bahas lebih detail ya.

Pico Derma ini treatment barunya Dermaster. Manfaatnya banyak dalam waktu pengerjaan sangat cepat (5-10 menit aja). Pico Derma ini bisa mencerahkan kulit wajah (toning), mengecilkan pori-pori, dan menghilangkan flek dan bekas jerawat. Kalau toning itu efek brighteningnya langsung kelihatan begitu selesai treatment, sementara kalau flek dan bekas jerawat mungkin perlu beberapa kali treatment tergantung tingkat kesulitannya. 

Setelah konsultasi dengan dokter, aku hanya treatment toning dan pengecilan pori-pori saja. Karena puji Tuhan aku belum ada flek (meskipun diwanti-wanti harus rajin pakai sunblock kalau gak mau ada flek soon) dan bekas jerawat udah tinggal dikiiiit banget. Jadi sebelum treatment, make up kamu akan dibersihkan dulu. Setelah itu dokter akan lihat kondisi kulit wajah dan merekomendasikan treatment yang tepat. 

FAQ: Sakit gak?

Kalau di aku, karena pain tolerance aku cenderung rendah (dipijet cuma elus-elus aja sakit hahaha), aku merasa lumayan sakit tapi masih tolerable. Ketika toning itu rasanya kayak ditusuk-tusuk pakai tusuk gigi tapi pelan-pelan, gak ekstrim. Jadi sangat masih bisa ditahan. Ketika ngerjain pores, rasanya tusuk giginya kayak habis diasah jadi lebih tajam. Jujur lebih sakit, terutama di bagian pipi. Sakitnya sampai yang tadinya aku banyak ngobrol sama dokternya untuk tanya-tanya, ketika ngerjain pores di pipi itu aku udah gak bisa bawel lagi, cuma fokus breathing technique menahan sakit hahahaha. Tapi masih tolerable juga, lagipula waktunya gak lama. 

FAQ: Harganya berapa?

Harga per kedatangan adalah Rp2,500,000.

FAQ: Amankah untuk bumil dan busui?

Untuk bumil tidak disarankan karena khawatir paparan radiasi. Untuk busui, tergantung regime yang dilakukan. Jadi Pico Derma ini terdiri dari beberapa regime, ada yang perlu dianestesi ada yang tidak. Kalau toning dan pores itu tidak perlu dianestesi, jadi untuk busui masih oke. Kalau treatment flek itu perlu anestesti, sehingga tidak disarankan juga untuk busui.

FAQ: Worth it kah?

Kembali ke kasus masing-masing ya. Kalau aku personally, meskipun secara sekilas mungkin tidak terlalu kelihatan drastis efeknya, tapi aku memang merasa kulit wajah jauh lebih cerah. Mengingat selama hampir 30 tahun hidup ini aku gak pernah treatment muka, I think my skin deserves this rejuvenation. On the other hand, kalau kamu punya problem dengan bekas jerawat atau flek yang mengganggu, menurut aku treatment ini cukup worth it untuk diconsider. Silakan konsul dulu dengan dokternya so you can make an informed decision.

FAQ: Overall bagaimana pengalaman di Dermaster Pondok Indah?

I love it! Tempatnya bersih dan homey, dokter dan stafnya sangat friendly dan informatif. Di luar ruang treatment, ada ruang tunggu yang nyaman dan dilengkapi TV, jadi suami/pacar/anak atau siapapun yang menemani kamu treatment bisa betah menunggu. Selain itu, Dermaster juga punya produk-produk skincare yang bisa kamu beli untuk dipakai di rumah untuk maintain hasil treatment. So overall a good experience indeed! Thank you Dermaster and Clozette Indonesia.


#dermasterindonesia #clozetteid #DermasterXClozetteIDReview


FACEBOOK  |  TWITTER  |  INSTAGRAM  |  SNAPCHAT

0 thoughts

thanks for the thoughts!

follow me on twitter or instagram @wynneprasetyo